Penilaian Ekstra untuk Programer saat akan Melamar Pekerjaan


Melamar pekerjaan sudah biasa terjadi bagi calon pekerja yang ingin meniti Karir disuatu perusahaan. Walaupun ada juga pekerjaan yang direkrut tanpa melalui proses lamaran kerja yang panjang karena dilihat dari skill yang dia miliki.
Umumnya melamar pekerjaan itu biasannya membutuhkan sebuah berkas curriculum vitae, kemudian interview ,psycho test, dan skill test. Namun ada juga beberapa perusahaan yang memerlukan persyaratan tambahan yang bisa menambah penilain kamu saat akan diseleksi oleh suatu perusahaan IT.
Lupakan soal penerimaan kerja menjadi CPNS atau BUMN. Karena penilaian ekstra ini hanya terdapat di perusahaan IT swasta saja.

1.       Source Code di Github atau Bitbucket
Ada beberapa perusahaan yang menginginkan calon karyawannya sudah memiliki akan github dan lebih bagus lagi mempunyai beberapa repositori source code yang dia kerjakan sendiri. Sederhananya perusahaan dapat menilai karyawan dari segi kepemilikan akun Github ini antara lain:
·        Kemungkinan calon karyawan sudah mengerti versioning control system seperti pada Git
·        Aktif ngulik dan membuat aplikasi sendiri baik itu prakarya ataupun proyekan
·         Perusahaan dapat melihat calon karyawan dari source code yang ia tulis . Bila source code-nya bagus sudah pasti punya peluang untuk diterima lebih besar
·        Bila aktif kontribusi pada proyek open source akan menjadi nilai tambahan yang lebih besar lagi dibandingkan tidak sama sekali berkontribusi.
2.       Online Programming Contest
Beberapa perusahaan juga sangat menginginkan karyawan untuk terbiasa mengerakan test melalui programming contest  dengan mengerjakan sejumlah soal ala lomba coding seperti Gemastik atau CompFest kemudian hasilnya akan keluar setelah calon karyawan mengirimkan hasil kerjaan.
Bahasanya yang sering diujikan antara lain algoritma, struktur data, pemograman dasar, kasus matematika, dan kasus lainnya. Untuk bagian ini kamu dapat mencoba berbagai online judge yang sudah terkenal seperti Hacker Rank, Hacker Earth, Top Coder, Code Eval dan lainnya.
Disarankan untuk mengerjakan soal dari Website yang memang dikhususkan untuk rekruitmen karyawan. Selain mengerjakan soal, nantinya profil kamu dapat dilihat langsung oleh suatu perusahaan.

3.       Sertifikasi
Sertifikasi memang diperlulakan bagi seorang karyawan untuk memberikan trust kepada perusahaan dimana kamu sudah mempunyai skill tertentu. Ada banyak sertifikasi seperti CCNA, CCNP, SCJP,MTCNA, dan lainnya. Namun untuk mendapatkan sertifikasi tersebut perlu dana lebih untuk mengambilnya. Oleh karena itu rajin – rajinlah menabung saat menjadi karyawan, kalau perlu mintalah sertifikasi kepada perusahaan saat ini dimana kamu bekerja untuk meminta serifikasi.
Bagi yang belum siap dengan dana, sertifikasi dapar kamu cari dari berbagai course atau sertifikasi yang gratis. Seperti Microsoft Virtual Academy yang memberikan sertifikasi  “ringan” untuk kemampuan dalam menangani berbagai produk Microsoft . Atau juga dapat kamu cari dari berbagai course di Udemy yang tersedia beberapa course yang memberikan sertifikasi gratis. Walaupun kekuatan nya tidak cukup dibandingkan sertifikasi dari suatu perusahaan. Paling tidak kamu sudah memiliki bukti bahwa kamu telah mengetahui dan mampu akan suatu alat.
4.       Seminar dan Workshop
Mengikuti bebrapa seminar atau workshop akan menjadi nilai tambahan juga. Tentunya usahakan ikuti seminar atau workshop yang mempunyai reputasi bagus seperti PyCon, PHP Conf, atau lainnya.
Akan lebih baik bila kamu pernah menjadi pembicara dalam seminar atau workshop tersebut. Sehingga bisa menjadi penilaian lebih dalam berkomunikasi dan berinteraksi terhadap orang lain.
5.       Aktif di Komunitas
Aktif di komunitas juga dapat menjadi penilaian tambahan calon karyawan dari suatu perusahaan. Mengapa tidak? Ketika aktif dalam komunitas semua skill  akan kamu keluarkan mulai dari manajemen, komunikasi, budgeting, sampai kemampuan ternikal.
Hanya saja jangan sampai aktif di komunitas ini membuat pekerjaan kamu terbengkalai di perusahaan dimana kamu sedang bekerja. Pekerjaan tetap hal yang utama dibandingkan komunitas.
6.       Bahasa Inggris
Pentingnya bahasa Inggris ini masuk ke berbagai ini dalam dunia IT, Khususnya pemograman. Saat problem solving pun kamu dituntut mandiri mencari solusi melalui Stackoverflow, dokumentasi, forum, atau berbagai tulisan di blog.
Belum lagi kemampuan bahasa inggris diperlukan bila kita bekerja di perusahaan asing. Dimna Penggunaan bahasa inggris tidak sekedar lagi untuk reading saja. Melainkan untuk listening, speaking, dan writing.  Walaupun berat, tapi penguasaan bahasa inggris di suatu perusahaan IT menjadi nilai mutlak.


7.       Live Coding
Tidak semua perusahaan menuntut live coding . Namun bila memang kamu sudah bekerja lama, harusnya tidak canggung ketika diminta live coding. Tapi ada juga sebagian orang yang tidak bisa live coding dengan alasan sulit untuk berpikir cepat.
Terkadang testing yang diberikan menuntut calon karyawan untuk memperlihatkan kemampuanya langsung tanpa internet dan didemokan saat itu juga. Atau berupa tanya jawab terhadap suatu potogan source code  dan kita dituntut untuk memberikan jawaban yang memmuaskan.
8.       Riwayat Kerja yang Baik
Semua skill  yang dimiliki akan gugur bila kita pernah bekarja dengan tidak baik jadi usahakan kita bekerja sebaik mungkin di suatu perusahaan sebelum pindah ke tempat kerja yang lain.
Jangan sampai kita bikin onar di perusahaan saat kita bekerja.
Apalagi sampai membuat masalah dengan rekan sekantor walaupun masalahnya sepele yang berujung ke tergangguannya proyek yang sedang berjalan.

Seprofesional  - profesionalnya kita, tentu kita bekerja dengan karyawan yang juga teman kita bukan? Jadi usahakanlah berkerja sebaik mungkin dengan “teman” kita tersebut, karna siapa tahu mungkin mereka nantinya akan menjadi petinggi kita bila kita melamar ke suatu perusahaan, atau bisa jadi mereka akan rekanan kita di masa depan.
Previous
Next Post »